Jangan Lupa Add Facebook Saya Di ridwan2907@gmail.com Terima Kasih Banyak Untuk Yang Udah Nge-add, Salam Kenal Buat Temen-Temen Semuanya..........>

Jumat, Maret 19, 2010

PEMBUNUH TERBESAR DALAM SEJARAH (sambungan)

Elizabeth mulai merekrut
gadis muda di desa sekitarnya
untuk menjadi pelayan di
Kastilnya.Nasib mereka
semuanya sama , diikat diatas
bak mandi kemudian urat nadi
mereka dipotong hingga darah
mereka menetes habis kedalam
bak mandi tsb. Elizabeth
seringkali berendam didalam
kolam darah sambil menyaksikan
gadis yg jadi korbannya sekarat
meneteskan darah hingga tewas.
Sesekali Elizabeth bahkan
meminum darah para gadis tsb
untuk mendapatkan INNER
BEAUTY. Lama kelamaan
Elizabeth merasa bahwa darah
para gadis desa tsb masih
kurang baginya. Demi mendapat
darah yg lebih berkualitas,
Elizabeth kemudian mengincar
darah para gadis bangsawan
rendahan.Dia kemudian
melakukan banyak penculikan
thd gadis2 bangsawan utk
dijadikan korbannya. Namun hal
tsb justru menjadi bumerang
baginya karena hilangnya gadis2
bangsawan dengan cepat
mendapatkan perhatian di
kalangan bangsawan, orang2
berpengaruh hingga Raja sendiri.
Tanggal 30 Desember 1610 ,
sepasukan tentara dibawah
pimpinan sepupu Elizabeth
sendiri, menyerbu Kastil Csejthe
di malam hari.Mereka semua
terkejut melihat pemandangan
yg mereka temukan di dalam
kastil tsb. Mayat seorang gadis
yg pucat kehabisan darah
tergeletak diatas meja makan,
seorang gadis lagi yg masih
hidup namun sekarat ditemuka
terikat di tiang dengan kedua
urat nadinya disayat hingga
meneteskan darah.Dibagian
penjara ditemukan belasan
gadis yg sedang ditahan
menunggu giliran dibunuh.
Kemudian di ruang basement
ditemukan lebih dari 50 mayat
yg sebagian besar sudah mulai
membusuk. Selama pengadilan
atas Elizabeth Bathory di tahun
1611 sekurangnya 650 daftar
nama korban2 nya didapat
berdasarkan laporan dari
berbagai pihak. Mulai dari
keluarga2 petani hingga
keluarga2 bangsawan.Elizabeth
sendiri tidak pernah didatangkan
di pengadilan untuk diadili
secara langsung. Hanya ke 4
pelayannya yg diadili dan
kemudian dihukum mati. Namun
Elizabeth mendapatkan
hukumannya juga. Raja Hungaria
memerintahkan Elizabeth
dikurung dalam kamarnya di
Kastil Csejthe selama sisa
hidupnya.Para pekerja kemudian
dikerahkan untuk menutup
semua pintu dan jendela ruang
kamar Elizabeth dengan tembok
dengan hanya menyisakan
lubang kecil yg digunakan untuk
memasukan makanan dan
minuman sehari2. Tahun 1614 ,
atau 4 tahun setelah Elizabeth
di-isolasi dengan tembok di
kamaranya sendiri, seorang
penjaga melihat makanan yg
disajikan untuk Elizabeth tidak
disentuh selama seharian.
Penjaga itu kemudian mengintip
kedalam dan melihat sang
Countess tertelungkup dengan
wajah di lantai. Elizabeth
Bathory The Blood Countess
meninggal di usia 54 tahun.
Bahkan Vlad Dracul tidak pernah
berkubang dalam darah atau
meminum darah.Oleh sebab itu
julukan Vampir sebenarnya lebih
cocok ditujukan kepada Elizabeth
Bathory.

PEMBUNUH TERBESAR DALAM SEJARAH

Elizabeth Bathory, merupakan
seorang pembunuh berantai
terbesar dalam sejarah, tercatat
kurang lebih 650 nyawa manusia
melayang sia-sia ditangannya.Ini
adalah pencapaian rekor kasus
pembunuhan berantai yg
dilakukan oleh seorang individu
dengan memakan korban
tertinggi sepanjang sejarah
umat manusia. Elizabeth Bathory
lahir di Hungaria thn 1560 ,
kurang lebih 100 tahun setelah
Vlad "The Impaler"Kakek buyut
Elizabeth Bathory adalah Prince
Stephen Bathory yang
merupakan salah satu Ksatria
yang memimpin pasukan Vlad
Darcul ketika dia merebut
kembali kekuasaan di Walachia
seabad sebelumnya.Orangtua
Elizabeth , Georges dan Anna
adalah bangsawan kaya raya
dan merupakan salah satu
keluarga ningrat paling kaya di
Hungaria saat itu.Keluarga
besarnya juga terdiri dari orang2
terpandang. Salah satu
sepupunya adalah perdana
menteri di Hungaria, seorang
lagi adalah Kardinal. Bahkan
pamannya ,Stepehen kemudian
menjadi Raja Polandia. Namun
keluarga Bathory memiliki "sisi"
lainnya yg lebih "gelap" selain
segala kekayaan dan
popularitasnya.Disebutkan
bahwa salah satu pamannya
yang lain adalah seorang
Satanis dan penganut
Paganisme sementara seorang
sepupunya yg lain memiliki
kelainan jiwa dan gemar
melakukan kejahatan sexual.Thn
1575 , di usia 15 tahun Elizabeth
menikah dengan Count Ferencz
Nadasdy yang 10 thn lebih tua
darinya.Karena suaminya
berasal dari ningrat yg lebih
rendah, maka Count Ferencz
Nadasdy menggunakan nama
Bathory dibelakangnya. Dengan
demikian Elizabeth bisa tetap
menggunakan nama keluarganya
yaitu Bahory dan tidak menjadi
Nadasdy. Kedua pasangan tsb
kemudian tinggal di Kastil
Csejthe, yg merupakan sebuah
kastil di atas pegunungan
dengan desa Csejhte dilembah
dibawahnya.Suaminya jarang
mendampingi Elizabeth karena
Count Ferencz lebih sering
berada di medan pertempuran
melawan Turki Usmani (
Ottoman). Ferencz kemudian
menjadi terkenal karena
keberaniannya di medan
pertempuran, bahkan dianggap
sebagai pahlawan di Hungaria
dengan julukan "Black Hero of
Hungary". Elizabeth yg masih
muda tentu senantiasa merasa
kesepian karena selalu ditinggal
sang suami. Disebutkan dia
memiliki kebiasaan mengagumi
kecantikannya dan kemudian
memiliki banyak kekasih gelap
yg melayaninya selama sang
suami tidak berada di tempat.
Elizabeth bahkan pernah
melarikan diri bersama kekasih
gelapnya namun kemudian
kembali lagi dan suaminya
memaafkannya.Tapi hal tsb tidak
mengurangi ketagihan Elizabeth
akan kepuasan seksual.
Disebutkan juga Elizabeth
menjadi seorang biseksual
dengan melakukan hubungan
lesbian dengan bibinya ,
Countess Klara Bathory Elizabeth
kemudian mulai terpengaruh
dengan satanisme yg diajarkan
oleh salah seorang pelayan
terdekatnya yg bernama
Dorothea Szentes yg biasa
disebut Dorka.Karena pengaruh
Dorka, Bathory mulai
menyenangi kepuasan seksual
lewat penyiksaan yg
dilakukannya terhadap pelayan2
lainnya yg masih muda.Selain
Dorka, Elizabeth dibantu
beberapa pelayan terdekatnya
yaitu : suster Iloona Joo, pelayan
pria Johaness Ujvari dan seorang
pelayan wanita bernama Anna
Darvula, yg merangkap sebagai
kekasih Elizabeth. Bersama para
kru S&M-nya, Elizabeth merubah
kastil Csejthe menjadi pusat
teror dan penyiksaan seksual.
Para gadis2 muda yg jadi
pelayannya disiksa dengan
berbagai bentuk penyiksaan
seperti diikat, ditelanjangi lalu
dicambuk dan juga
menggunakan berbagai alat
untuk menyakiti bagian2 tubuh
tertentu.Tahun 1600 , suaminya
Ferencz meninggal dan era teror
sesungguhnya dimulai.
Memasuki usia 40 tahunan
Elizabeth menyadari bahwa
kecantikannya mulai memudar.
Kulitnya mulai menunjukan
tanda2 penuaan dan keriput yg
sebenarnya lumrah di usia tsb.
Tapi Elizabeth adalah pemuja
kesempurnaan dan kecantikan
dan dia akan melakukan apa
saja demi mempertahankan
kecantikannya. Suatu saat
dengan tidak sengaja seorang
pelayaan wanita yg sedang
menyisir rambutnya secara tidak
sengaja menarik rambut
Elizabeth terlalu keras. Elizabeth
yg marah kemudian menampar
gadis malang tsb.Darah
memancar dari hidung gadis tsb
dan mengenai telapak tangan
Elizabeth.Saat itu Elizabeth
disebutkan " menduga dan
percaya" bahwa darah gadis
muda tsb memancarkan cahaya
kemudaan mereka.Serta merta
dia memerintahkan 2
pelayannya , Johannes Ujvari dan
Dorka menelanjangi gadis tsb,
menarik tangganya keatas bak
mandi dan memotong urat
nadinya.Ketika si gadis
meninggal kehabisan darah,
Elizabeth segera mesuk kedalam
bak mandi dan berendam dalam
kubangan darah.Dia menemukan
apa yg diyakininya sebagai
Rahasia Awet Muda. Ketika
semua pelayan mudanya sudah
mati, Elizabeth mulai merekrut
gadis muda di desa sekitarnya
untuk menjadi pelayan di
Kastilnya.Nasib mereka
semuanya sama , diikat diatas
bak mandi kemudian urat nadi..... (bersambung)